news menu leftnews menu right
Selasa, 30 September 2014 M

PP TAPAK SUCI

Pimpinan Pusat
Perguruan Seni Beladiri Indonesia
TAPAK SUCI PUTERA MUHAMMADIYAH

Kantor Pusat:
Jl.KHA.Dahlan 103, Yogyakarta 55262,
Telp/Fax: (0274) 381826

Kantor Perwakilan:
Jl.Menteng Raya 62, Jakarta 10340
Telp:(021) 31904028


Buku & Film "Sang Pencerah" PDF E-mail
Rubrik
Oleh: Redaksi   
Jumat, 01 Oktober 2010 15:55

ImageBuku "Sang Pencerah" adalah sebuah buku yang ditulis oleh Akmal Nasery Basral, yang mengisahkan tentang perjalanan hidup dan perjuangan KH.Ahmad Dahlan ketika mendirikan Persyarikatan Muhammadiyah. Buku yang berupa novel ini diluncurkan bersamaan dengan moment Muktamar 1 abad Muhammadiyah, Juli 2010.Buku ini menggambarkan dengan jelas ajaran-ajaran KH. Ahmad Dahlan yang sederhana dalam memurnikan Tauhid.

Kisah di dalam buku ini diangkat ke dalam sebuah film yang diberi judul sama dengan judul buku ini, yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo. Peluncuran film itu sendiri berlangsung selang beberapa bulan setelah peluncuran buku. 

Menurut penulisnya, buku ini mengungkap sisi manusiawi seorang Ahmad Dahlan yang memang memiliki kehidupan yang multi warna dan kontroversial. Dari seorang kiai, pendidik hingga bermain musik. Pada masanya, dia bahkan dianggap kafir. Tetapi beberapa orang yang berfkiran terbuka dan banyak anak-anak muda yang kritis menyukai caranya. Berikut salah satu petikan dari isi buku tersebut: 

Dari ujung mataku, kulihat kebingungan wajah para remaja itu.
“Kenapa main musik londo, kiai? tanya Jazuli.
“Memangnya kenapa? Aku balik bertanya.Mereka tampak semakin bingung.
Bukannya alat musik itu bikinan orang kafir? Sanggah Daniel.
“Orangnya yang kafir alat musiknya tidak ada yang muslim atau yang kafir”jawabku sambil kembali menggesek biola perlahan-lahan.

Ahmad Dahlan merupakan sosok anak muda pendobrak tradisi yang tak lain berniat agar islam kembali menjadi rahmat bagi semesta alam ini. Bukan islam yang menyulitkan pemeluknya sendiri. Ahmad Dahlan pun juga sempat dituduh sebagai kyai Kejawen hanya karena dekat dengan lingkungan cendekiawan Jawa di Budi Utomo. Tapi tuduhan tersebut tidak membuat pemuda Kauman itu surut.

 Image

Film "Sang Pencerah" dibintangi oleh Ihsan Taroreh (sebagai Darwisy muda), Lukman Sardi (pemeran KH Ahmad Dahlan), Zaskia Adya Mecca (Nyai Ahmad Dahlan), Ikranegara (Kyai Abu Bakar), dan Sujiwo Tejo. Sama seperti halnya yang dikisahkan di buku "Sang Pencerah", film itu mengisahkan juga saat-saat yang dialami oleh KH. Ahmad Dahlan ketika  mendirikan Muhammadiyah, yang dibantu oleh lima orang muridnya yang setia: Sudja (Giring Nidji), Sangidu (Ricky Perdana), Fahrudin (Mario Irwinsyah), Hisyam (Dennis Adishwara) dan Dirjo (Abdurrahman Arif). Buku dan film "Sang Pencerah" yang digarap serentak oleh Hanung Bramantyo sebagai sutradara dan penulis skenario, serta Akmal Nasery Basral sebagai novelisnya, menampilkan setiap kejadian dengan simpatik. Di kesempatan yang terjadi hanya sekali ini, alangkah idealnya jika kita menilik kembali perjalanan dan perjuangan KH Ahmad Dahlan dengan cara yang berbeda. Buku ini sungguh wajib dibaca semua orang, khususnya umat Muslim, karena saat menelusuri jejak tokoh fenomenal ini, begitu banyak hal yang akan kita dapatkan, begitu banyak pemikiran yang bisa kita selami, juga ada begitu luas hamparan ilmu yang patut kita renungi bersama, mengenai makna Islam yang sebenar-benarnya. Baca bukunya.. Tonton flmnya...!!!


(MIR) 


rssfeed
Email Drucken Favoriten Twitter Facebook blogger google Yahoo
 


(c) 2011
Pimpinan Pusat
Perguruan Seni Beladiri Indonesia
TAPAK SUCI PUTERA MUHAMMADIYAH