|
Ditulis oleh Fahmi Ari Yoga
|
MERAPAT KEPADA
“Orang Kecil”
Oleh : Fahmi Ari Yoga, SH
Dari Sa’ad bin
Abi Waqqash –semoga Allah meridoinya- dia mengatakan, “Kami (berkumpul) berenam
bersama Rasulullah saw., maka berkatalah orang-orang musyrik kepada beliau,
‘Usirlah mereka agar mereka tidak berani-berani kepada kami’. Dan aku saat itu
bersama Ibnu Mas’ud, dua orang dari (kabilah) Hudzail, Bilal, dan dua orang
lagi tidak kuhafal namanya. Maka terjadilah pada hati Rasulullah apa yang Allah
kehendaki terjadi (yakni hampir terpengaruh untuk mengikuti keinginan orang
kafir itu, pen.) lalu ia berbicara pada dirinya. Maka Allah swt. menurunkan:
‘Dan janganlah kalian mengusir orang-orang yang menyeru Tuhan mereka di pagi
dan petang hari dengan mengharapkan wajah Allah’ (Al-An’am 52).” (Hadits Shahih
riwayat Muslim)
Hadits di atas mengarahkan kita agar menjadikan
nilai-nilai ilahiyyah sebagai standar untuk menentukan pilihan: apakah kita
mendekat atau mengambil jarak dengan seseorang atau suatu komunitas.
Nilai-nilai material duniawi sama sekali tidak boleh menjadi parameter dalam
hal itu. Dan untuk itulah Rasulullah saw. diingatkan oleh Allah swt.
|
|
Baca lebih lanjut...
|
|
|
Ditulis oleh Fahmi Ari Yoga
|
Mendidik
Islami Ala Luqman Al-Hakim
Oleh : Fahmi Ari Yoga, SH
“Dan (Ingatlah) ketika Luqman berkata
kepada anaknya, di waktu ia memberi nasehat kepadanya: “Hai anakku, janganlah
kamu mempersekutukan Allah, Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar
kezaliman yang besar ….. Dan
sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya
seburuk-buruk suara ialah suara keledai”. (Luqman: 13-19)
|
|
Baca lebih lanjut...
|
|
|
Ditulis oleh M. Barie Irsjad
|
|
Berikut ini adalah sebuah tulisan dari Bapak M. Barie Irsjad, Pendekar Besar TAPAK SUCI, yang berisi tinjauan singkat tentang keilmuan Seni Beladiri TAPAK SUCI.Tulisan ini dibuat semasa hidup beliau, dan disampaikan pada acara Sarasehan Tapak Suci, 13 Agustus 1991, di Gedung Bina Manggala TAPAK SUCI, Yogyakarta.
|
|
Baca lebih lanjut...
|
|
|
Ditulis oleh Mohammad Iqbal R
|
|
Kita sering mendengar kata-kata: “Perselisihan di antara umat adalah Rahmat”. Perkataan ini dinisbatkan kepada perkataan Rasulullah SAW. Namun sebenarnya perkataan itu termasuk dalam kategori hadist yang lemah.
|
|
Baca lebih lanjut...
|
|
|
Ditulis oleh Ki Rebo
|
|
Dalam kiprahnya, Tapak Suci memainkan peran sebagai ulama & pendekar. Di satu sisi, Tapak Suci adalah sebuah gerakan Islam yang gaungnya berpusat (berinduk) kepada sebuah gerakan tajdid Islam, yaitu Muhammadiyah. Di sisi lain,Tapak Suci adalah sebuah perguruan pencak silat yang mengakar kuat dengan budaya dan kebudayaan Indonesia.
|
|
Baca lebih lanjut...
|
|
|
|