news menu leftnews menu right
Selasa, 16 September 2014 M

PP TAPAK SUCI

Pimpinan Pusat
Perguruan Seni Beladiri Indonesia
TAPAK SUCI PUTERA MUHAMMADIYAH

Kantor Pusat:
Jl.KHA.Dahlan 103, Yogyakarta 55262,
Telp/Fax: (0274) 381826

Kantor Perwakilan:
Jl.Menteng Raya 62, Jakarta 10340
Telp:(021) 31904028


IPSI & PERSILAT
Jurus Tunggal IPSI PDF E-mail
Rubrik
Oleh: Mohammad Iqbal Rasyid   
Jumat, 30 Agustus 2013 16:38

 

Berbicara mengenai pengertian Jurus Tunggal IPSI berarti berbicara tentang sebuah kategori pertandingan Pencak Silat yang menampilkan seorang Pesilat yang memperagakan kemahirannya dalam Jurus Tunggal Baku secara benar, tepat dan mantap, penuh penjiwaan, dengan tangan kosong dan bersenjata serta tunduk kepada ketentuan dan peraturan yang berlaku untuk kategori ini. Jurus Tunggal Baku itu sendiri disusun oleh tim yang anggotanya terdiri dari pakar Pencak Silat yang berasal dari empat negara pendiri PERSILAT.

Baca Selanjutnya
 
Prasetya Pesilat Indonesia PDF E-mail
Rubrik
Oleh: Redaktur Rubrik   
Rabu, 01 Juni 2011 00:00

“Prasetya Pesilat Indonesia”, yang terdiri dari 7 butir prasetya sebagai satu kesatuan, adalah kode etik korsa (corps) Pesilat Indonesia sebagai warga negara, pejuang dan kesatria dalam kehidupan berbangsa dan bernegaranya. Prasetya sebagai warga negara tertera dalam butir prasetya yang pertama dan kedua, sebagai pejuang dalam butir prasetya yang ketiga, keempat dan kelima, dan sebagai kesatria dalam butir prasetya yang keenam dan ketujuh. Rumusan “Prasetya Pesilat Indonesia” selengkapnya adalah sebagai berikut:

  1. Kami Pesilat Indonesia adalah warga negara yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur.
  2. Kami Pesilat Indonesia adalah warga negara yang membela dan mengamalkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
  3. Kami Pesilat Indonesia adalah pejuang yang cinta Bangsa dan Tanah Air Indonesia.
  4. Kami Pesilat Indonesia adalah pejuang yang menjunjung tinggi persaudaraan dan persatuan Bangsa.
  5. Kami Pesilat Indonesia adalah pejuang yang senantiasa mengejar kemajuan dan berkepribadian Indonesia.
  6. Kami Pesilat Indonesia adalah kesatria yang senantiasa menegakkan kebenaran, kejujuran dan keadilan.
  7. Kami Pesilat Indonesia adalah kesatria yang tahan-uji dalam menghadapi cobaan dan godaan.

 

 

 
SEJARAH 10 PERGURUAN HISTORIS IPSI PDF E-mail
Rubrik
Oleh: Mohammad Iqbal Rasyid   
Jumat, 18 April 2008 19:09

 

ipsi.gif

 

Pasca penyerahan kedaulatan oleh Belanda kepada Republik Indonesia (dulu masih bernama RIS-Republik Indonesia Serikat) tanggal 27 Desember 1949, pusat Pemerintahan Republik Indonesia berpindah tempat dari Yogykarta kembali ke Jakarta. Sebelumnya, selama empat tahun Yogyakarta pernah menjadi ibukota Republik Indonesia, yaitu resminya sejak 4 Januari 1946 sampai 27 Desember 1949. Perpindahan pusat pemerintahan tersebut diikuti dengan perpindahan kantor kementerian, dan kantor-kantor atau instansi milik pemerintah.

Baca Selanjutnya
 




(c) 2011
Pimpinan Pusat
Perguruan Seni Beladiri Indonesia
TAPAK SUCI PUTERA MUHAMMADIYAH